
.
Dengan semangat reformasi yang tetap tinggi, Edisi 009 masih
hadir. Salam Reformasi.

Tadinya memang
banyak yang ragu, jangan-jangan Windows 98 akan terganjal


Di bagian ini,
melanjutkan kabar, bahwa Windows 98 sudah beredar.

Ada
'bug' sembunyi di balik Lotus di baris-baris nomor 162,
322, 483, 644 serta di 793.

IBM
Berunding dengan Acer, Seputar Lisensi Chip Memori

Bug di
Internet Explorer 4.0.

Rubrik ini di-update harian, antisipasi
berita yang last-minute

Pengantar Sistem Analis (bagian 9) Panduan
Dasar dalam Perancangan Sistem

Sejumlah paket untuk
usili Windows 95 (yang tidak jahat), antara lain WinHack
95
Panduan membuat
program aplikasi Akuntansi (bagian 2)


Surat e-mail yang
mungkin kesasar

Apkomindo




  


|
|



Rancangan Desain
Aplikasi Akuntansi
Serial Mendesain dan
Memprogram Aplikasi Akuntansi dengan FoxBASE+ (Bagian 2)
Edisi lalu kita sudah bicara serba sedikit mengenai apa
itu akuntansi. Bahkan kita juga sudah bicara mengenai
bagaimana proses penyelenggaraan pengolahan datanya
secara manual, dimulai dari pengenalan struktur perkiraan
akuntansi, prosedur pencatatan hingga pengolahannya,
serta berbagai jenis laporan keuangan yang lazim ada di
aplikasi ini.
Kali ini kita akan
bicarakan mengenai apa rencana kita dengan komputerisasi
aplikasi akuntansi yang akan kita desain dan buat
programnya nanti.
Kemudahan
operasional berbantuan menu proses.
Untuk membantu operator menjalankan program sebuah
aplikasi, maka kepada yang bersangkutan bisa dibantu
dengan menyediakan sebuah menu, yang berisikan daftar
pilihan proses, dengan menggunakan uraian yang mudah
dipahami. Dengan demikian mereka tidak diharuskan
melakukan pemahaman terhadap arus dari rutin proses
aplikasi yang bersangkutan.
Pada beberapa sistem
komputer, yang tidak menggunakan perangkat monitor
sebagai alat bantu komunikasi antara operator dengan
sistem (program) yang bekerja, maka operator harus
dibantu dengan panduan berupa run book, yang
menampilkan sebuah diagram alir proses, yang disebut
system flowchart. Pada diagram alir tersebut
akan terdiri dari komponen-komponen yang menggambarkan
tahap-tahap proses di dalam aplikasi tersebut. Operator
harus memanggil program-program tersebut, dengan namanya,
di setiap tahap yang akan dilakukannya. Kekeliruan dalam
memanggil program adalah salah satu resiko kekeliruan
pengolahan data, yang tak jarang, berakibat fatal,
sehingga harus tersedia panduan penyelamatan yang disebut
re-run atau recovery procedure.
Dengan berbantuan menu
proses, seorang operator cukup mengetik karakter yang
sesuai dengan masing-masing identitas proses yang
tersedia. Program penampil menu dapat dibuat secara
khusus, sehingga hanya menyediakan daftar pilihan yang
benar saja, untuk menghindarkan operator dari kesalahan
memilih tahap proses tertentu yang berakibat kacaunya
proses pengolahan data.
Sebuah menu biasanya
akan berisikan daftar pilihan proses yang secara sekilas
menggambarkan tahapan proses secara keseluruhan. Sebuah
aplikasi biasanya akan terdiri dari tahapan-tahapan
proses yang berupa:
- tahap persiapan file
induk
- mempersiapkan data-data mutasi
- melakukan proses peremajaan (updating) berdasarkan data
mutasi
- penerbitan laporan
- pengarsipan, dan
- program utilitas.
File statis dan
dinamis.
Di setiap aplikasi selalu terdapat file-file statis dan
file dinamis. File statis adalah file-file yang sebagian
besar status datanya hampir tidak berubah. Atau, jika
berubah, frekuensinya sangat jarang sekali, dan tidak
terjadi terhadap keseluruhan komponen datanya. Biasanya,
file-file statis ini memuat identitas data yang
disimpannya. Sebutan lain dari file ini adalah
master file atau file induk.
Untuk aplikasi Akuntansi (yang sedang kita rencanakan
kali ini), maka file statis tersebut bisa kita gunakan
untuk menyimpan nomor-perkiraan, nama-perkiraan, golongan
atay type perkiraan, serta jenisnya (rekening debet atau
kredit), serta saldo. Data saldo jelas akan mengalami
perubahan. Namun data-data lain yang tidak berubah,
jumlahnya lebih banyak.
Sementara, file
dinamis adalah file yang memiliki perubahan isi yang
frekuensi perubahannya (sangat) tinggi. Antara file hari
ini dengan hari yang lain sudah dipastikan sangat jauh
berbeda. File dinamis juga disebut transaction
file atau file mutasi. Semua perubahan
dan transaksi yang terjadi akan disimpan di dalam file
ini. Proses peremajaan, updating, akan dilakukan melalui
file ini terhadap file induk.
Proses peremajaan.
Proses peremajaan, atau updating, adalah proses
pembaharuan terhadap satu atau lebih komponen data dari
file induk, sehubungan dengan adanya perkembangan data
yang terjadi dalam suatu periode pengolahan data sebuah
aplikasi. Pada aplikasi akuntansi, proses peremajaan ini
disebut proses posting.
Berdasarkan petunjuk
nomor perkiraan, maka akan dilakukan perubahan atas
posisi saldo perkiraan yang bersangkutan dari file induk,
berdasarkan nilai mutasi atas perkiraan tersebut.
Penerbitan laporan.
Laporan-laporan keuangan yang biasa diterbitkan dalam
sebuah aplikasi akuntansi terdiri dari laporan-laporan
Neraca, Laba/Rugi, Buku Besar, serta Neraca Percobaan.
Selain itu, sesuai dengan kebutuhan, bisa juga didesain
berbagai laporan lain yang sesuai dengan sistem informasi
yang berlaku pada perusahaan yang bersangkutan.
Pengarsipan.
Karena sebuah aplikasi berlangsung dari suatu periode ke
periode lainnya, maka diperlukan sebuah menu pilihan
proses untuk menyimpan (mengarsipkan) data-data yang
terjadi pada periode yang akan berakhir (sebelum masuk ke
periode baru).
Data-data simpanan
tersebut akan digunakan untuk keperluan mendukung proses
ulang atas data-data periode sebelumnya, jika ditemukan
adanya sesuatu yang mengharuskan dilakukan proses ulang
tadi.
Program utilitas.
Nama aslinya adalah utility, yang artinya
program bantu. Ada ebberapa pekerjaan yang bersifat
teknis administratip, dan operasional, yang memerlukan
perlakuan tertentu agar dimasukkan dalam desain sebuah
aplikasi. Program utilitas bukan bagian dari prosedur
aplikasi tersebut. Dalam rencana aplikasi ini, maksudnya,
adalah bukan bagian dari prosedur akuntansi. Misalnya
program untuk mengarsipkan, dan lain sebagainya.
Posting secara
otomatis.
Salah satu ciri yang akan dikembangkan dalam desain
aplikasi akuntansi kita kali ini adalah prosedur posting
yang akan berlaku secara otomatis. Pengertian otomatis
ini adalah bahwa petugas pembukuan tidak harus
mencari-cari nomor rekening (perkiraan) lalu memasukkan
dan mencatat saldo serta mutasinya pada perkiraan
tersebut. Sebaik mutasi dimasukkan, maka sistem akan
melakukan validasi atas pemberian nomor perkiraan yang
akan menjadi penanggungjawab atas mutasi tersebut, yang
jika sudah benar segera akan melakukan peremajaan atas
nilai saldonya.
Dengan perlakuan
posting otomatis ini akan membuat program akuntansi ini
jauh berbeda dibanding dengan pekerjaan secara manual,
yang memerlukan rangkaian yang sangat panjang dan
seringkali membuat kesalahan, yang menyebabkan harus
diulangnya semua proses dari awal.
Dengan proses posting
otomatis ini, maka pekerjaan petugas hanya memasukkan
data mutasinya saja berdasarkan bukti-bukti jurnal mutasi
keuangan yang diterimanya. Sebaik sebuah mutasi sudah
selesai dimasukkan, maka dengan posting otomatis ini,
maka laporan-laporan keuangan sudah bisa dilihat
perubahannya. Pada penyelenggaraan sistem secara manual,
proses pelaporan hanya bisa dilakukan setelah periode
(bulanan) berakhir, dan semua data sudah di-posting.
Seringkali malah baru pertengahan bulan, atau akhir bulan
berikutnya, laporan-laporan keuangan bulan sebelumnya
baru bisa dihasilkan. Dengan posting secara otomatis,
maka pada menit di mana mutasi selesai dimasukkan, maka
laporan sudah bisa dilihat.
Menu utama program
aplikasi akuntansi.
Menu utama program aplikasi akuntansi yang akan kita buat
akan terlihat sebagai berikut:

Program aplikasi
akuntansi yang akan kita buat ini akan menggunakan bahasa
pemrograman FoxBASE+, sebuah bahasa pemrograman yang saat
ini paling luas digunakan di aplikasi-aplikasi PC.
Program utama dari aplikasi ini kita namakan GL.PRG, yang
artinya program 'General Ledger', sebuah istilah lazim
tentang akuntansi umum ini.
Listing program untuk
menghasilkan menu di atas adalah sebagai berikut:
* GL : PENGOLAHAN
DATA AKUNTANSI
*
CLOSE DATABASE
SET COLOR TO W
CLEAR
NM='General Ledger Systems'
AL='Versi Tips Online'
KO='Surabaya'
SET STATUS OFF
SET TALK OFF
SET SAFETY OFF
SET DELETED ON
SET EXACT OFF
SET DEVICE TO SCREEN
SET DATE BRITISH
SET MENU ON
CLEAR
SET COLOR TO GR+
@ 1,0 SAY NM
@ 1,70 SAY GL
@ 2,0 SAY AL
@ 3,0 SAY KO
SET COLOR TO W+
@ 8,0 SAY PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI
SET COLOR TO R+
@ 9,0 SAY REPLICATE(-,80)
SET COLOR TO GR+*
TG=DATE()
@ 13,0 SAY Tgl.Proses : GET TG
SET COLOR TO W
READ
IDEN=Edi Purwono - 031-734-1483'
GL=.T.
DO WHILE GL
SET COLOR TO W
CLEAR
SET COLOR TO GR+
@ 1,0 SAY NM
@ 1,70 SAY GL
@ 2,0 SAY AL
@ 2,70 SAY TG
@ 3,0 SAY KO
SET COLOR TO W+
@ 5,10 SAY PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI
SET COLOR TO R+
@ 6,0 SAY REPLICATE(-,80)
SET COLOR TO W+/W+
@ 7,0 CLEAR TO 21,79
SET COLOR TO W+/B+
@ 8,2 CLEAR TO 20,77
@ 10,10 PROMPT 1. Pengelolaan File Induk
@ 11,10 PROMPT 2. Pengelolaan Mutasi Keuangan
@ 12,10 PROMPT 3. Penerbitan Laporan-Laporan
Keuangan
@ 13,10 PROMPT 4. Penutupan Periode
@ 14,10 PROMPT 5. Reorganisasi File Index
@ 15,10 PROMPT '6. Emergency Posting'
@ 19,60 PROMPT 0. Selesai
MENU TO PP
DO CASE
CASE PP=1
DO GL1
CASE PP=2
DO GL2
CASE PP=3
DO GL6
CASE PP=4
DO GL4
CASE PP=5
! DEL *.NTX
CASE PP=6
DO GLPOS
CASE PP=7
CLEAR
SET COLOR TO W
EXIT
ENDCASE
ENDDO
Bagaimana penjelasan
atas program di atas? Kita bahas di edisi depan saja.
Sampai ketemu. (edi purwono)
  

|